
Tak disangka ide yang muncul secara tiba-tiba itu adalah awal mula dari bisnis suksesnya saat ini. Kini Do telah banyak menerima pesanan terutama dari para turis. Selain itu, Do juga telah memiliki toko souvenir untuk hasil karyanya yang telah membuka sekitar 20 cabang. Kini pekerjaannya adalah mengumpulkan akar bambu dan membentuknya menjadi wajah manusia berjenggot sampai sekitar 300 buah per hari.
Bentuk yang biasanya Do buat adalah bentuk wajah dewa-dewa Buddha dan sosok-sosok bersejarah. Tapi seringkali juga ia membuat bentuk wajah orang yang memesan. Hal ini sangat diminati oleh sebagian besar pelanggan. Bagian terpenting dari bahan yang digunakan Do adalah akar itu sendiri karena dimanfaatkan untuk membuat alis, rambut dan jenggot.

Kini akar bambu di daerah Do mulai sulit didapatkan. Untuk mengatasi hal ini, Do sampai harus mencari ke hutan dan menggunakan bulldozer untuk bisa mendapatkannya. Setelah membawa pulang, Do kemudian akan mencuci akar-akar tersebut dan mengeringkannya. Saat merasa ada kesulitan saat memahat, Do biasanya akan meminta bantuan dari Kim Bong, seorang pemahat lain di daerahnya.
Patung-patung karya Do yang menyulap akar bambu menjadi jenggot ini memang sangat menarik. Mungkin saat itu ia melihat bentuk akar yang tidak beraturan itu menyerupai rambut jenggot kemudian ia berinisiatif membuat wajah untuk melengkapi jenggot-jenggot yang telantar itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar